Kerajaan kecilku

Ada suatu masa ketika diri ini merasa dunia berubah. Ia, yang begitu diharapkan, didambakan dan diimpikan ternyata direnggut, dijauhkan dan aku tak bisa lagi menggapainya. Secara fisik, tak mungkin mendekapnya, tak mungkin memanjakannya, karena aku tak berhak memberinya semua itu. Namun secara batin, ikatan itu begitu kuat. Aku hanya bisa merindukannya dalam angan, berkomunikasi dalam kesunyian batin. Dalam tahap ini aku hanya dapat bercumbu dengan bayangan dan angan-angan. Hidup menjadi tak ada artinya sama sekali, karena angan hanya tinggal sebatas angan. Aku tak berdaya membuat angan itu menjadi nyata. Karena itu tak mungkin. Tak perlu dicari mengapa, karena tetap saja tak mungkin adalah jawabannya.
Namun aku bersyukur pernah mengalami indahnya kekuatan relasi itu, daripada tidak sama sekali. Mereka yang tak pernah mengalaminya, tak akan mampu mengapresiasi pun tetap tinggal dalam ketidaktahuan dan ketak mungkinan.
Pengalaman indah itu telah menciptakan kotak khusus di antara jutaan lemari penyimpanan memori dalam kerajaan kecilku. Ketika merindukannya, aku buka kotak itu, memainkan rekamannya dalam angan…

(di penghujung tahun 2005, ketika saatnya tiba untuk menutup kotak khusus itu Img_7876

Leave a Reply